"Yang kita pelajari adalah efek radiasi dari CT scan lebih dari yang diperkirakan dan memicu timbulnya banyak penyakit kanker," kata Dr. Rita Redberg, editor dari Archives of Internal Medicine, seperti VIVAnews kutip dari MSNBC.
CT scan banyak dilakukan oleh dokter untuk bisa melihat kondisi organ tubuh bagian dalam. Biasanya Ct scan dilakukan untuk mengurangi atau menghindari tindakan operasi. Tetapi, CT scan ternyata memaparkan radiasi yang lebih banyak dibandingkan peralatan sinar X yang konvensional.
Tim peneliti menganjurkan para tim medis untuk meminimalisasi pemeriksaan pasien menggunakan CT scan. Cara lainnya adalah dengan membatasi dosis pemeriksaan CT Scan dan membuat standarisasi. Hal itu untuk menghindari dampak buruk dari CT scan karena fungsi utamanya adalah membuat pemeriksaan yang detil demi kesehatan pasien.
CT scan (Computed Tomography scan) adalah perpaduan teknologi sinar X dan komputer untuk menghasilkan gambar organ tubuh bagian dalam secara melintang. Dalam pemeriksaan ini pasien berbaring pada alas untuk kemudian dimasukkan dalam tablet besar yang bentuknya seperti donat. Lalu, diberikan radiasi dengan dosis tertentu dari segala arah. Proses tersebut hanya memakan waktu beberapa menit saja dan hasilnya sangat detail.
sumber:








