Sahabat Yang Sedang On Line

SELAMAT LEBARAN


MINAL AIDZIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Berita Duka


Turut berduka cita atas berpulangnya sahabat/ guru/ inspirator, kami Bpk. Nova Rahman, Dipl.Rad, S.Si di Padang. Sungguh suatu kepergian yang begitu cepat dan mengejutkan secara pribadi menurut saya, mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan semoga mendapat ketabahan dan ketegaran dalam menjalankan hidup, amien.


Alen Rizaldi, AMR., S.KM

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA

Assalammualaikum wr wrb.
Saya secara pribadi ingin mengucapkan selamat menjalankan ibadah suci puasa di bulan ramadhan, minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin, semoga amalan kita selama bulan suci ini diterima oleh Allah SWT, amien-amien ya rabbalalamin.


Alen Rizaldi,AMR., S.KM

OLAHRAGA YUUUUUKKKKK……* yuukkkkk… mari….*







Apakah Anda lebih memilih memiliki tubuh yang menarik untuk dipandang? Atau mempunyai tubuh yang senantiasa bugar? Apapun pilihannya, olahraga adalah jawabannya. Selama ini, Anda mungkin mengira bahwa olahraga yang benar identik dengan tubuh yang berpeluh keringat, dan rasa sakit sakit yang mendera sekujur tubuh, Padahal, olahraga yang benar tak melulu identik dengan rasa sakit atau bermandi keringat.

Ya, jika Anda merasa sakit di sekujur badan pada saat berolahraga, ini berarti saatnya Anda berhenti berlatih. Rasa sakit wajar saat Anda memulai berolahraga, tapi menjadi ‘lampu merah’ apabila (sakit) ini Anda alami saat Anda mulai terbiasa berolahraga.

Olahraga yang benar juga tak mesti membuat Anda kelelahan karena kehilangan energi dalam jumlah besar, sehingga sebagai kompensasinya Anda memilih untuk makan gila-gilan usai berlatih. Alih-alih membuat Anda menjadi langsing, aktivitas olahraga justru membuat Anda semakin tambun. Memang, olahraga memberi rasa lapar, tapi dengan berolaharaga Anda bisa mengontrol selera makan, dan hanya mengasup makanan yang dibutuhkan tubuh.

Meski manfaat olahraga tak perlu dipertanyakan, sering orang enggan berlatih karena berbagai alasan. Selain faktor letih dan cidera seperti yang tadi disinggung, kesibukan dan ketiadaan waktu, juga salah satu alasan yang sering dikemukaan saat orang tidak berolahraga. Padahal, olahraga tetap bisa dilakukan meski aktivitas tengah berlangsung.

Jika Anda sering menggunakan transportasi, mulai sekarang cobalah untuk lebih sering berjalan kaki. Dengan berjalan, persendian tulang, otot, dan jantung Anda akan diperkuat., anda pun terhindar dari resiko penyakit osteoporosis. selain, berjalan meningkatkan penggunaan kalori, membakar lemak, dan Anda dapat mengendalikan nafsu makan. Cobalah untuk berjalan selama 40 menit setiap harinya. Pergi berbelanja meski sekadar shopping window, bisa menjadi sarana yang baik untuk berjalan. Caranya, dengan menggunakan tangga konvensional untuk menyusuri tiap area di pusat perbelanjaan, bukan tangga berjalan.

Selain berjalan, mengayuh sepeda juga bisa menjadi sarana berolahraga yang mudah dan murah. Manfaatkanlah tren bike to work agar dapat berolahraga di tengah kesibukan. Dengan bersepeda, otot-otot kaki akan dilatih dengan intens. Manfaat bersepeda makin topcer apabila digabungan dengan olahraga beban seperti fitness. Karena, perpaduan ini akan menghasilkan pembakaran lemak dan menambah massa otot. Hasilnya, bentuk badan yang ideal pun didapatkan.

Anda juga bisa memilih waktu berolahraga yang paling sesuai untuk Anda. Tidak ada salahnya berolahraga di siang hari, usai menyantap makan siang, agar kalori dalam tubuh bisa sehera dibakar. Tapi, karena sistem pencernaan tubuh Anda segera bekerja usai Anda mengasup makanan, lebih baik olahraga dilakukan 90 menit kemudian. Waktu olahraga di pagi hari memang menyenangkan. Tapi, Anda akan membtuhkan waktu pemanasan yang lebih lama, karena suhu tubuh di pagi hari masih rendah.

Kini, Anda tidak lagi memiliki excuse untuk tidak berolahraga. Sebab, Anda bisa melakukannya di pagi atau siang hari. Dan tidak perlu takut merasa lelah, memangnya Anda pernah mendengar bahwa ada orang meninggal karena kecapaian berjalan atau bersepeda?

Flu Babi....waspadai tetapi jangan panik!!!



Oleh dr. Evie Indrasanti, M.Kes



Akhir-akhir ini mulai muncul berita yang mengejutakan yaitu munculnya varian baru virus Flu yaitu Flu Babi.

Kenapa disebut flu babi????

Awalnya flu ini hanya mengenai saluran pernafasan babi saja dan seperti flu lain yang mengenai binatang...secara normal sebenernya tidak bisa menjangkiti manusia...tetapi kenyataannya memang saat ini sudah mulai menjadi ZOONOSIS (penyakit yang menjangkiti binatang tapi bisa menular ke manusia dan bahkan juga terjadi penularan antar manusia).

Flu babi disebabkan oleh virus jenis A 9 ada jenis A, B dan C) yaitu varian H1N1.Awalnya gejala Flu Babi adalah mirip dengan sakit flu biasa, yaitu panas tinggi, sakit kepala, bisa batuk pilek, nyeri telan , badan dan persendian terasa ngili...dan dengan cepat kondisi flu akan memberat sehingga bisa menyebabkan Pneumonia dan kegagalan sistem pernafasan dan segera terjadi kematian. Bila ada kndisi penyakiat kronis maka gejala akan lebih mematikan penderitanya.

Penderita flubabi bisa menularkan infeksi kepada orang lain dalam periode 1 hari sebelum gejala muncul sampai 7 hari sesudah muncul gejala sakit.sejauh ini CDC sudah merekomendasikan obat untuk menyembuhkan flu babi dengan obat yang hanya bisa diperoleh di rumah sakit dan dengan resep dokter saja.virus flu babi bisa bertahan selama 2 jam di atas meja, di meja cafetaria, di pegangan pintu dan lain-lain.
Sehingga untuk mencegah terjangkitnya flu...harus rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau detergend.

Karena semua jenis virus pasti mati bila ada kontak dengan sabun atau detergent.bagaimana mencegah terjadinya rantai penularan?
Apabila batuk atau bersin, tutup dengan tissue sekali pakai. dan setelah dipakai segera buang pada tempat sampah, sering cuci tangan dengan sabun (lebih sering lebih bagus), Kurangi kebiasaan menyentuh hidung, mata dan mulut dengan tangan yang tidak dijamin kebersihannya....

Apabila anda ragu dengan flu anda...segera hubungi dokter anda...

Semoga bermanfaat ya tulisan saya yang singkat ini..

Terimakasih



Obat Generik

Jika kita menderita sakit, lalu pergi ke dokter apakah dokter akan serta merta menuliskan resep obat generik sebagai obat bagi kita? Apakah pernah terlintas dalam pikiran kita untuk minta obat generik?

Kurangnya informasi seputar obat generik adalah salah satu factor penyebab obat generik dipandang sebelah mata. Padahal dengan beranggapan demikian, selain merugikan pemerintah, pihak pasien sendiri menjadi tidak efisien dalam membeli obat. Yang sebenarnya bisa memperoleh obat dengan harga miring, namun yang terjadi justru mereka harus bayar mahal.

Ingat: membeli obat tidak bisa disamakan dengan membeli barang elektronik atau beli mobil. Umumnya harga barang tersebut sebanding dengan kualitasnya, dimana semakin mahal harganya maka semakin bagus kualitasnya. Banyak di antara pasien yang bahkan mungkin tidak pernah berpikir ke arah sana , karena kurang paham mengenai golongan obat secara umum.

Menurut DR. Dr. Fachmi Idris, M.Kes, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) periode 2006-2009, secara internasional obat hanya dibagi menjadi menjadi 2 yaitu obat paten dan obat generik.

Obat paten adalah obat yang baru ditemukan berdasarkan riset dan memiliki masa paten yang tergantung dari jenis obatnya. Menurut UU No. 14 Tahun 2001 masa berlaku paten di Indonesia adalah 20 tahun. Selama 20 tahun itu, perusahaan farmasi tersebut memiliki hak eksklusif di Indonesia untuk memproduksi obat yang dimaksud. Perusahaan lain tidak diperkenankan untuk memproduksi dan memasarkan obat serupa kecuali jika memiliki perjanjian khusus dengan pemilik paten.

Setelah obat paten berhenti masa patennya, obat paten kemudian disebut sebagai obat generik (generik adalah nama zat berkhasiatnya). Nah, obat generik inipun dibagi lagi menjadi 2 yaitu Obat Generik Berlogo (atau OGB) dan generik bermerk (branded generic). Tidak ada perbedaan zat berkhasiat antara generik berlogo dengan generik bermerk. Bedanya adalah yang satu diberi merk, satu lagi diberi logo. Obat generik berlogo (lebih umum disebut obat generik saja) adalah obat yang menggunakan nama zat berkhasiatnya dan mencantumkan logo perusahaan farmasi yang memproduksinya pada kemasan obat, sedangkan obat generik bermerk (lebih umum disebut obat bermerk) adalah obat yang diberi merk dagang oleh perusahaan farmasi yang memproduksinya. "Orang kan makan generiknya bukan mereknya, karena yang menyembuhkan generiknya," tambah DR. Dr. Fachmi Idris, M.Kes.

Sebagai contoh kasus, dulu teman kost saya harus rela merogoh kantong sebesar Rp 600 ribu untuk menebus resep obat bermerk dari dokter. Tapi setelah dia coba minta diganti dengan obat generik, ternyata habisnya Cuma Rp 125 ribu saja. Luar biasa! Sebuah selisih harga yang sangat fantastis! Lalu yang menjadi pertanyaan adalah mengapa harga obat generik bisa semurah itu?

Harga obat generik lebih murah karena harganya sudah ditetapkan oleh pemerintah agar terjangkau oleh masyarakat. Sedangkan harga obat bermerek (branded) ditetapkan sesuai dengan kebijakan perusahaan farmasi masing-masing-masing. Selain itu biaya promosi obat generik tidak sebesar obat bermerek, sehingga lebih ekonomis.
Hal yang perlu dicatat, bahwa kualitas obat generik tidak berbeda dengan obat bermerek karena diproduksi berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam farmakope (buku yang berisi standar bahan baku obat dan obat jadi) walaupun harganya lebih ekonomis; dan antara obat generik dan obat branded tidak ada pebedaannya, baik dari sisi keamanan maupun khasiat, yang membedakan hanya dalam bentuk, warna dan kemasannya yang lebih sederhana dibandingkan dengan obat branded.

"Beda harga obat bermerek dengan obat generik sekitar 40 kali, 80 kali bahkan ada yang sampai 200 kali lipat," ungkap dr. Marius Widjajarta, SE. Perusahaan farmasi mengklaim bahwa keuntungan tersebut untuk komisi dokter meresepkan obat bermerek. Sebagai perbandingan di luar negeri, harga maksimal obat bermerk diatur hanya 1,2 sampai 2 kali harga obat generik. Tidak mengherankan jika kemudian peredaran obat palsu subur di Indonesia . Hal inilah yang menjadi kendala terbesar mandeknya obat generik di Indonesia.

Menkes mengakui bahwa harga obat di Indonesia termahal di dunia. Ia juga mengatakan faktor yang membuat harga obat mahal karena bahan bakunya diimpor dan harganya memang tinggi. Harga obat di Indonesia bisa mencapai 12 kali harga internasional. Alasannya masih sama: komponen impornya masih banyak dan diperberat dengan harga yang masih saja mahal, dan untuk itu harga yang harus dibayar pasien (sebagai konsumen) juga lebih besar. Jika kita mau menengok potensi bangsa, tentulah kita tahu bahwa Indonesia dianugerahi keanekaragaman hayati yang kaya sebagai modal utama obat tradisional, tapi tidak tahu bagaimana cara mensyukurinya dan cara mengolahnya. Kita tidak punya standardisasi obat tradisional terlebih dokter-dokter kita dididik untuk memberi resep dengan obat modern yang kebanyakan berbahan kimia. Jadi, wajar jika harga obat sangat mahal di Indonesia.

Sebenarnya ada peluang bagi negara indonesia untuk mengembangkan dari sisi obat tradisional (fitofarmaka, jamu, dan obat herbal standar). Akan tetapi sering kali obat tradisional ini dipandang sebelah mata oleh public di Indonesia. Padahal negara-negara maju sekarang mulai 'back to nature' dan mengembangkan pharmaceutical biotechnology yang lebih alami.

Jika saja pemerintah mau membuka diri mau belajar dari India , banyak institusi kesehatan di sana yang produktif menghasilkan obat berkualitas dengan harga sangat murah. Bagaimana mereka bisa seperti itu? Ternyata hal tersebut tidak didorong oleh pasar, melainkan oleh misi non profit oriented, yang artinya tidak berorientasi pada keuntungan semata.

Sosialisasi dan edukasi ke masyarakat mengenai obat generik menjadi perlu dan wajib untuk dilakukan. Kenali lebih dekat obat generik, maka Anda pasti akan diuntungkan karena meski harga murah tapi mutu tidak kalah.
Coba simak tips untuk berobat ke dokter dari dr. Marius Widjajarta, SE:
Mintalah obat generik ketika berobat ke dokter; dan ingatkan dokter bahwa jika dokter tidak memberikan informasi yang benar, jujur dan jelas, maka dokter tersebut melanggar UU No. 8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen.


Tanggapan dari dr. J. Adriani

Beralihlah ke Obat Generik

Pemilihan obat, apakah pasien menginginkan obat generic atau obat paten, seluruhnya adalah hak pasien. Kewajiban dokter adalah memberikan terapi dengan pengobatan yang terbaik. Adalah resiko pasien untuk membayar harga yang mahal apabila pasien memilih obat paten (karena di dalam harga obat paten terkandung biaya promosi obat yang besar, baik promosi yang resmi maupun yang tidak resmi.. ????? J) Dalam hal ini, kandungan yang sama dengan nama yang berbeda antara obat generic dan obat paten adalah seharusnya diinformasikan ke pasien dengan bahasa yang bisa difahami pasien. Di sisi lain, memang ... Sekali lagi,,. memang dokter punya pangalaman terhadap obat-obat yang digunakannya, jadi menurut saya di sinilah letak peran dokter sebagai orang yang membantu kesembuhan pasien dengan obat-obatan yang digunakannya.

Secara de facto, sebagai seorang dokter .. memang kadang-kadang ada phenomena perbedaan efek antara obat generic dan obat paten walau dalam dosis x milligram yang sama. Fakta ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan kecil, apa yang menyebabkan perbedaan efek tersebut? Banyak factor yang mempengaruhi daya kerja obat... sekali lagi .. Disinilah peran dokter.
Ada pertanyaan lain, apakah B milligram Obat X (obat generic) dengan B milligram Obat X (obat patent) mempunyai B milligram yang sama atau hamper sama? Nahhhh.. Menurut saya pertanyaan ini bukan tugas dokter untuk menjawabnya.. Dan bukan tupoksi dokter untuk menyelesaikannya.. marilah kita serahkan tugas ini ke rekan2 kita yang memang bertugas dibidang ini.

Rekan-rekan yang saya hormati,

pernahkah anda membayangkan menginap di suatu hotel berbintang 5 dengan biaya sponsor.. di sisi lain ada orang miskin yang sangat membutuhkan obat paten tetapi dia tidak bisa mebelinya karena harganya sangat mahal... dan terpaksa dia harus "mati" karena tidak dapat membeli obat itu.

Tanpa mengurangi rasa hormat

Silahkan berikan pilihan kepada hati anda, apakah anda ingin menjadi dokter ataukah ingin menjadi "dokter" ?

Semoga suara akar rumput ini dapat bermanfaat bagi kita semua,

INFO

Dear All...

Info Obat, bagus buat kita...


Phenylpopanolamine obat influens (decongestant) 1 Maret 2009 ditarik Badan Pengawas Obat & Pangan Amerika (FDA) karena terbukti penyebab PENDARAHAN OTAK.

Obat-obat Indonesia yang mengandung Phenylpopanolamine antara lain:

1.Decolgen, 2.Decolsin, 3.Sinutab, 4.Allerin, 5.Bodrexin, 6.Contac500, 7.Cosyr, 8.Flucyl, 9.Fludane, 10.Flugesic, 11.Inza, 12.Komix, 13.Mixaflu, 14.Mixagrip, 15.Sanaflu, 16.Nalgestan, 17.Nodrof, 18.Neozep Forte, 19.Paratusin, 20.Siladek, 21.Procold, 22.Stopcold, 23.Rhinotussal, 24.Triaminic Drop, 25.Tusalgin.

So...lebih teliti dan hati-hati (hindari konsumsi mulai sekarang!)


Beritahu teman-teman dan saudara-saudara.

From : "andri anto"